Kamis, 03 September 2009 @ 5:24 - Artikel Dahsyat

Direct Opener Falacy!

By RonaldFrank

Banyak orang SALAH PENGERTIAN dengan apa yang saya maksud dengan DIRECT OPENER… Mereka mengira direct opener adalah KALIMAT “HAI GUE MAU KENALAN”, namun kenyataan nya BUKAN ITU!

Direct opener bukanlah KALIMAT “Hai gue mau kenalan”, namun CARA APPROACH yang menunjukan KETERTARIKAN sejak awal. Jadi jangan lihat KALIMATNYA, melainkan KONSEP nya. OPENER DIRECT dapat menggunakan kalimat APAPUN, asal MENUNJUKAN KETERTARIKAN sejak awal.

Contoh:

“Hai, baru keluar kampus ya?”
“Panas banget hari ini, gue duduk disini ya?”
“Lagi pilih sepatu ya? Sepatu apa yang lu suka?”

Nah OPENER diatas adalah OPENER DIRECT!

Mengapa?

Karena pada KONTEKS nya, opener diatas MENUNJUKAN KETERTARIKAN dan TERLIHAT JELAS MAU KENALAN.

Lho? Bukan nya opener diatas itu MIRIP INDIRECT? …Lalu apa bedanya dengan INDIRECT?

Indirect adalah CARA APPROACH yang *PURA-PURA* TIDAK MENUNJUKAN KETERTARIKAN DARI AWAL!

Contohnya: “Hai sebentar deh, gue mau tanya OPINI… Temen gue kenalan sama cewe di facebook, bla bla bla…”

Nah OPENER diatas pada KONTEKSNYA adalah TANYA OPINI, BUKAN MAU KENALAN. Dengan kata lain BERPURA-PURA DULU untuk tidak menunjukan KETERTARIKAN, namun setelah meluncurkan routine-routine “kotor”, barulah ujung-ujungnya kenalan.

Jadi terlihat JELAS perbedaan antara DIRECT dan INDIRECT.

Lalu mengapa saya SANGAT SUKA dengan DIRECT OPENER?

Karena DULU pada saat saya masih menggunakan INDIRECT OPENER karena saya masih *bersembunyi dibalik jubah dan topeng penuh asap misterius ketidak-percaya-an-diri* dengan tanya-tanya opini, si wanita berkata: “jangan sok-sok tanya-tanya opini deh! …bilang aja mau kenalan!”

Jadi itulah mengapa saya suka DIRECT! ^_^

Talk to you soon!

-Ronald Frank

Artikel Terkait:

  1. GILAAAA!!!!
  2. Radical Honesty
  3. PW-TV Reality Show!
  4. Build a Lifestyle…
  5. Nggak Ada Satu Proses Sempurna


Diskusikan artikel ini pada kolom dibawah. Diskusi ditutup dalam 30 hari setelah artikel ditampilkan. Diskusi diluar topik artikel atau yang kami anggap tidak cocok akan langsung kami hapus tanpa pemberitahuan. Untuk memasang foto/avatar klik disini.

38 Diskusi tentang “Direct Opener Falacy!”

» Diskusikan artikel ini

  1. mantap gan :D

    mw tanya gan,, terus kalo kita bilang pada awalnya kaya gini “hey,, kaya pernah kenal dmn deh”.. itu gimana bro?? soalnya terkadang ada cewek yg mirip tmn gw… apa jgn2 itu emang tmn gw yg lupa ama gw.. hehehe

    thank you gan :)

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • aryawayne

      kayanya klo caranya kaya gitu jatohnya jadi SKSD….dan tingkat keberasilannya 50:50 …..just share pengalaman bro…:))

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • meike

      selama itu honest, lanjutkan gan

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • Guest

      sepakat dg meike dr semarang… hihi…
      apapun yg u bilg,,, klo jujur,,, its look so COOL…
      jadi ga keliatan dibuat2… dan ce bisa merasakan hal itu…
      “arman”

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • thank you yg udah mw berkomentar n sharing2…

      untungnya wanita dalam hal ini cewek cuma bs merasakan emosi coba kalo dia tau apa isi daleman kita… gmn… huhuhu… wkwkkwkwkwk

      note : “daleman”, it means our heart (yg ga keliatan)… hehehehe

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  2. Guest

    50:50 artiya kesempatan sukses nya stengah kan? look postively! :D

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  3. Guest

    jadi bro, apa posisi kita nggak langsung berada dibawah si cewek ketika kita nanya direct kayak “hey, baru keluar kampus ya?”. si cew kan mikirnya “duh ni cow udah taw gue baru keluar kampus pake nanya lagi!” dan kita jadi pihak yang mengejar. gimana menurut lo bro?

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  4. Guest

    setuju pertanyaan diatas. nambah lagi. emang semua routine kotor ya?

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  5. rizee_thewise

    sebenarnya waktu kita approach, tu harus DHV ato IOI atau Neg dulu? kalo DHV, nunjukinnya gmana? kalo IOI, apa nggak nunjukin DLV? kalo neg…apa ada syaratnya?

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  6. Guest

    kalo gw lebih suka direct-spontan yg sesuai kondisi..
    contoh:
    waktu gw liat sebuah pameran, ada spg yg lagi njelasin produk..dan terdengar jelas logatnya jawa-surabaya..setelah situasi memungkinkan gw kenalannya begini:
    hey..kamu dari surabaya ya?
    ce: Iya..kok tau?
    gw: ketauan dari logat kamu..

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • Guest

      haha,,, gw tau neh pak pres jak lair!!!
      iya,,, mending ga usah bny apalan,,, situasional aja…
      walaupun dg spg pameran yg lagi kerja,,,
      direct “hi, kaya’a u asik, gw mo kenalan” berhasil juga koq…
      semua tergantung kejujuran qt,,, jd antara BL dan kata2 sejalan
      “arman”

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  7. Guest

    kalo gw lebih suka direct-spontan yg sesuai sikon

    by:saddam

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  8. Hem…. kalo gue mao ikutan nyumbang tulisan gimana bang?
    boleh?
    gimana caranya?

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  9. bond

    kalau masih di awal2 belajar disarankan pakai indirect , kalo PD nya udah high barulah pakai direct.

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  10. bond

    gw mau nambahin soal direct dan indirect , menurut gw sih semua teknik ada kelemahan dan kelebihan masing2 . menurut x-ron indirect itu pura2 atau pakai topeng . pendapat x-ron emang betul tapi lihat dulu konteksnya. kalo motivasi awal kita approach pengen kenalan dan dapet cewe maka teknik indirect menjadi PALSU dan SALAH namun jika motivasi awal approach adalah melatih skill dan melawan ketakutan teknik indirect adalah yang paling tepat. ini tidak pura2 karena emang kita beneran nanya opini untuk melatih skill dan bukan untuk kenalan. so direct or indirect is no matter tergantung motivasi lo.

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
    • Ada yang bilang kalau mau BISA DIRECT harus latihan INDIRECT dulu. Apakah itu benar? …not for me!

      Orang yang MAU MAHIR MAIN BOLA tidak akan BISA MAIN BOLA kalau dia latihan main BILYARD! …sama seperti orang yang ingin DIRECT… Dia tidak akan bisa DIRECT kalau yang dilatihnya adalah indirect.

      its so simple!

      Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  11. Guest

    direct opener lebih ke menunjukkan VALUE namun jika si pria belum memiliki VALUE maka indirect opener adalah teknik yang tepat sekaligus belajar untuk menaikkan value.

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  12. jangan menggunakan “routine kotor” untuk “bersembunyi di balik jubah”, gue suka gaya loe bro!

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  13. Mr. Zee

    Yang gw rasain juga kalo direct emg lebih seru dan lebih cool… :)

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  14. Guest

    direct maupun inderect bagi gw sama aja , gak ada yang salah dan semua tergantung pada masing2 pribadi. kalo gw pribadi untuk awal lebih suka inderect , karena gw pernah alami pas approach pertama kali gw pakai direct dan hasil ditolak , nah waktu itu confidence gw langsung jeblok abis gak cuman itu aja penyakit minder gw langsung kambuh. so bagi yang punya latar belakang mudah minder jangan coba2 inderect , efeknya pas ditolak itu akan sulit untuk hilang. but semua sih kembali pada masing2 orang , kalo orang tersebut it’s Ok aja ditolak ya gak masalah tapi kadang orang seringkali membohongi diri mereka sendiri kalo ditolak gak sakit dan akhirnya menggunakan metode yang sama yang semakin menyakiti diri mereka tanpa mereka sadari.
    but it’s only my experience no offense

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  15. Guest

    Bang Ron

    Saya ngga tau bang ron d pernah dnger ttg AFC Adam atau blum, atau mungkin bang ron sendiri adopt sedikit style AFC Adam ke “game”nya mas Ron.

    Pernah dnger istilah Framing?? Itu cara aplikasikannya gmana dan tujuannya apa ya?
    Thx

    Best pal,
    Steven ;)

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  16. Guest

    Nah ini artikel yang sangat jelas antara perbedaan Direct sama InDirect. Thanks

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  17. Guest

    nice article

    anyway… kalo menurut gw sih tiap opener punya cara sendiri2 buat pengaplikasian nya. termasuk contoh situational opener kyk diatas :)

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24
  18. om cara ngatasi biar ngak grogi swaktu approach gimana? kan kalo Direct trus di tolak kan yang musti kita lakuin apa?

    Kamis, 03 September 2009 @ 5:24

Tulis Komentar Anda

Anda berkomentar sebagai Guest. Untuk mencantumkan nama, silakan mendaftar disini.