Direct Opener Falacy!
By RonaldFrankBanyak orang SALAH PENGERTIAN dengan apa yang saya maksud dengan DIRECT OPENER… Mereka mengira direct opener adalah KALIMAT “HAI GUE MAU KENALAN”, namun kenyataan nya BUKAN ITU!
Direct opener bukanlah KALIMAT “Hai gue mau kenalan”, namun CARA APPROACH yang menunjukan KETERTARIKAN sejak awal. Jadi jangan lihat KALIMATNYA, melainkan KONSEP nya. OPENER DIRECT dapat menggunakan kalimat APAPUN, asal MENUNJUKAN KETERTARIKAN sejak awal.
Contoh:
“Hai, baru keluar kampus ya?”
“Panas banget hari ini, gue duduk disini ya?”
“Lagi pilih sepatu ya? Sepatu apa yang lu suka?”
Nah OPENER diatas adalah OPENER DIRECT!
Mengapa?
Karena pada KONTEKS nya, opener diatas MENUNJUKAN KETERTARIKAN dan TERLIHAT JELAS MAU KENALAN.
Lho? Bukan nya opener diatas itu MIRIP INDIRECT? …Lalu apa bedanya dengan INDIRECT?
Indirect adalah CARA APPROACH yang *PURA-PURA* TIDAK MENUNJUKAN KETERTARIKAN DARI AWAL!
Contohnya: “Hai sebentar deh, gue mau tanya OPINI… Temen gue kenalan sama cewe di facebook, bla bla bla…”
Nah OPENER diatas pada KONTEKSNYA adalah TANYA OPINI, BUKAN MAU KENALAN. Dengan kata lain BERPURA-PURA DULU untuk tidak menunjukan KETERTARIKAN, namun setelah meluncurkan routine-routine “kotor”, barulah ujung-ujungnya kenalan.
Jadi terlihat JELAS perbedaan antara DIRECT dan INDIRECT.
Lalu mengapa saya SANGAT SUKA dengan DIRECT OPENER?
Karena DULU pada saat saya masih menggunakan INDIRECT OPENER karena saya masih *bersembunyi dibalik jubah dan topeng penuh asap misterius ketidak-percaya-an-diri* dengan tanya-tanya opini, si wanita berkata: “jangan sok-sok tanya-tanya opini deh! …bilang aja mau kenalan!”
Jadi itulah mengapa saya suka DIRECT! ^_^
Talk to you soon!
-Ronald Frank
Artikel Terkait:






mantap gan :D
mw tanya gan,, terus kalo kita bilang pada awalnya kaya gini “hey,, kaya pernah kenal dmn deh”.. itu gimana bro?? soalnya terkadang ada cewek yg mirip tmn gw… apa jgn2 itu emang tmn gw yg lupa ama gw.. hehehe
thank you gan :)
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24kayanya klo caranya kaya gitu jatohnya jadi SKSD….dan tingkat keberasilannya 50:50 …..just share pengalaman bro…:))
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24selama itu honest, lanjutkan gan
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24sepakat dg meike dr semarang… hihi…
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24apapun yg u bilg,,, klo jujur,,, its look so COOL…
jadi ga keliatan dibuat2… dan ce bisa merasakan hal itu…
“arman”
thank you yg udah mw berkomentar n sharing2…
untungnya wanita dalam hal ini cewek cuma bs merasakan emosi coba kalo dia tau apa isi daleman kita… gmn… huhuhu… wkwkkwkwkwk
note : “daleman”, it means our heart (yg ga keliatan)… hehehehe
Kamis, 03 September 2009 @ 5:2450:50 artiya kesempatan sukses nya stengah kan? look postively! :D
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24jadi bro, apa posisi kita nggak langsung berada dibawah si cewek ketika kita nanya direct kayak “hey, baru keluar kampus ya?”. si cew kan mikirnya “duh ni cow udah taw gue baru keluar kampus pake nanya lagi!” dan kita jadi pihak yang mengejar. gimana menurut lo bro?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Lihat VIDEO yang akan kita upload! …kita ngejar cewe dari belakang, open direct dan LANGSUNG KINO… lalu smoothly number close. Just wait at PW-TV!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24om ron, gue mo kasih saran kalau bisa nanti videonya pas di bawahnya ada tulisan yang menjelaskan seperti pas adegan ini namanya kino, adegan berikutnya namanya flirting dll. mengertikan maksud saya.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24semoga bisa, jika saya berkenan.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24setuju pertanyaan diatas. nambah lagi. emang semua routine kotor ya?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24sebenarnya waktu kita approach, tu harus DHV ato IOI atau Neg dulu? kalo DHV, nunjukinnya gmana? kalo IOI, apa nggak nunjukin DLV? kalo neg…apa ada syaratnya?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24you’re so old school my friend!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24wkwkwkwk,, pernah bilang “hi cantik” tapi tu cewe justru melting ampe merah mukanya?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24old school apaan? saya orang desa…
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24@tyrant : melting apaan boss???
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24melting itu luluh gan.. kleper-kleper..
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24kalo gw lebih suka direct-spontan yg sesuai kondisi..
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24contoh:
waktu gw liat sebuah pameran, ada spg yg lagi njelasin produk..dan terdengar jelas logatnya jawa-surabaya..setelah situasi memungkinkan gw kenalannya begini:
hey..kamu dari surabaya ya?
ce: Iya..kok tau?
gw: ketauan dari logat kamu..
haha,,, gw tau neh pak pres jak lair!!!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24iya,,, mending ga usah bny apalan,,, situasional aja…
walaupun dg spg pameran yg lagi kerja,,,
direct “hi, kaya’a u asik, gw mo kenalan” berhasil juga koq…
semua tergantung kejujuran qt,,, jd antara BL dan kata2 sejalan
“arman”
kalo gw lebih suka direct-spontan yg sesuai sikon
by:saddam
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24contohnya bang saddam :D
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Hem…. kalo gue mao ikutan nyumbang tulisan gimana bang?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24boleh?
gimana caranya?
betul, saya juga mau ntuh
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Sabar bro, kita lagi pikirin caranya :)
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24kalau masih di awal2 belajar disarankan pakai indirect , kalo PD nya udah high barulah pakai direct.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24gw mau nambahin soal direct dan indirect , menurut gw sih semua teknik ada kelemahan dan kelebihan masing2 . menurut x-ron indirect itu pura2 atau pakai topeng . pendapat x-ron emang betul tapi lihat dulu konteksnya. kalo motivasi awal kita approach pengen kenalan dan dapet cewe maka teknik indirect menjadi PALSU dan SALAH namun jika motivasi awal approach adalah melatih skill dan melawan ketakutan teknik indirect adalah yang paling tepat. ini tidak pura2 karena emang kita beneran nanya opini untuk melatih skill dan bukan untuk kenalan. so direct or indirect is no matter tergantung motivasi lo.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Ada yang bilang kalau mau BISA DIRECT harus latihan INDIRECT dulu. Apakah itu benar? …not for me!
Orang yang MAU MAHIR MAIN BOLA tidak akan BISA MAIN BOLA kalau dia latihan main BILYARD! …sama seperti orang yang ingin DIRECT… Dia tidak akan bisa DIRECT kalau yang dilatihnya adalah indirect.
its so simple!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24direct opener lebih ke menunjukkan VALUE namun jika si pria belum memiliki VALUE maka indirect opener adalah teknik yang tepat sekaligus belajar untuk menaikkan value.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Semua Pria sudah memiliki Value. Hanya saja BANYAK yang TIDAK PERCAYA mereka memiliki Value, makanya mereka pakai Indirect. ^.^
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24jangan menggunakan “routine kotor” untuk “bersembunyi di balik jubah”, gue suka gaya loe bro!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Yang gw rasain juga kalo direct emg lebih seru dan lebih cool… :)
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24pasang foto!
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24wakakkaakakka…. LIKE [Pasang Foto] :D
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24direct maupun inderect bagi gw sama aja , gak ada yang salah dan semua tergantung pada masing2 pribadi. kalo gw pribadi untuk awal lebih suka inderect , karena gw pernah alami pas approach pertama kali gw pakai direct dan hasil ditolak , nah waktu itu confidence gw langsung jeblok abis gak cuman itu aja penyakit minder gw langsung kambuh. so bagi yang punya latar belakang mudah minder jangan coba2 inderect , efeknya pas ditolak itu akan sulit untuk hilang. but semua sih kembali pada masing2 orang , kalo orang tersebut it’s Ok aja ditolak ya gak masalah tapi kadang orang seringkali membohongi diri mereka sendiri kalo ditolak gak sakit dan akhirnya menggunakan metode yang sama yang semakin menyakiti diri mereka tanpa mereka sadari.
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24but it’s only my experience no offense
Bang Ron
Saya ngga tau bang ron d pernah dnger ttg AFC Adam atau blum, atau mungkin bang ron sendiri adopt sedikit style AFC Adam ke “game”nya mas Ron.
Pernah dnger istilah Framing?? Itu cara aplikasikannya gmana dan tujuannya apa ya?
Thx
Best pal,
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24Steven ;)
Nah ini artikel yang sangat jelas antara perbedaan Direct sama InDirect. Thanks
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24nice article
anyway… kalo menurut gw sih tiap opener punya cara sendiri2 buat pengaplikasian nya. termasuk contoh situational opener kyk diatas :)
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24om cara ngatasi biar ngak grogi swaktu approach gimana? kan kalo Direct trus di tolak kan yang musti kita lakuin apa?
Kamis, 03 September 2009 @ 5:24