Calibrating vs Analyzing vs Escalation
By Chosen_WritersWritten by -D2M-
Gw pengen coba men-drill down lebih dalam lagi yang ‘mungkin’ apa yang sama-sama telah kita alami.
Dalam ber-social dynamic mungkin temen-temen udah mengalami berbagaimacam metamorfosis, dari Mindset, Bodylanguage, Gaya bicara, etc. Tapi yang pengen gw bahas di sini adalah cara kita menghadapi berbagai macam SITUASI dan juga cara menghandle unexpected situation.
Social dynamic bener-bener berguna dalam kehidupan gw pribadi dan mungkin temen-temen laennya. Dengan mengerti apa itu social dynamic kita bisa seperti membaca masa depan. Kalo gw menganalogikan social dynamic itu seperti permainan catur, dimana kita harus bisa membaca pergerakan lawan 3-5 langkah kedepan, apa dampak dari langkah yang kita lakukan terhadap posisi kita? dampak terhadap posisi lawan? dampak terhadap keseluruhan permainan. Kadang jika salah langkah salah-salah malah keadaan berbalik merugikan kita, tetapi jika “KEMAMPUAN” kita membaca situasi sudah matang blunder-blunder semacam ini bisa kita hindari.
Sama halnya dengan social dynamic, kadang saat kita berinteraksi dengan siapapun, kita harus terbiasa menganalisa keadaan dan situasi, apakah hal yang kita ungkapkan akan menyakiti lawan bicara kita? atau bahkan akan membuat dia tertawa? apakah cara bercanda kita sudah tepat? apakah terlalu kasar? apakah membuat kita terlihat bodoh?
Hal di atas gw rumuskan menjadi 3 hal dasar. Calibrate – Analyze – Escalate
Mungkin ada temen-temen PW yang pernah mengalami hal seperti berikut.
- Gw udah deket sama si cewe. Si cewe udah nyaman. Kenapa gw masih di tolak?
- Gw udah coba gak needy, gak terlalu nice sama cewe. Tapi knapa cewe malah marah n ngejauhin gw?
- Gw udah Push-Pull, Flirting-flirting, tapi kok cewe-cewe malah illfeel ke gw.
- Si X ngelakuin hal yang sama seperti gw. knapa si x berhasil gw ngak??
Semua hal tersebut pasti pernah di alami sebagian besar temen-temen PW, terutama pada saat pertama kali mengenal PW, gw jg gitu kok dan sampai sekaragn gw pun masih terus belajar.
Jawaban dari semua itu adalah perbedaan kemampuan kalian dalam Calibrating, Analyzing dan Escalating.
Calibrating
Calibrating menurut gw adalah phase awal dalam bersocial dynamic, kita harus bisa mengukur respond si cewe atas segala tindak tanduk kita, entah itu flirting, kino, dsb. Hal ini tidak bisa di pelajari secara TEORITICAL saja, temen-temen harus terjun ke lapangan dan berinteraksi dengan sebanyak-banyaknya makhluk sosial (cewe terutama hahaha Red), dari sini kita bisa mengeliminir kesalahan-kesalahan yang bisa bikin cewe illfeel, marah / ngambek. (selengkapnya baca post2 sebelomnya ttg calibrating)
Analyzing
Hal baru mungkin yang belum pernah di bahas sebelumnya tentang analizing. Analizing adalah kemampuan membaca situasi untuk mengambil tindakan selanjutnya, hal ini erat sangkutpautnya terhadap “KESIMPULAN” yang kita ambil. Baca keadaannya, lihat tipe si cewe (tipe-tipe cewe baca di post xron sebelumnya), baca kebiasaannya, bagaimana dia merespond orang lain, bagaimana dia berbicara dengan orang lain.
Pernah ngak kalian merasa (menyimpulkan) seorang cewe “tertarik” pada kalian karena dia merespond sms-sms anda? atau pernahkah anda merasa seorang cewe “suka” pada kalian karena si cewe suka terhadap lelucon-lelucon kalian? Semua itu BELUM TENTU Guys. Jangan pernah terlalu cepat mengambil kesimpulan terhadap REAKSI yang si cewe tunjukan terhadap tindakan / AKSI kalian.
Bagaimana sih supaya gak salah ambil kesimpulan?
Biasanya yang gw lakukan adalah menunggu si cewe yang BERAKSI dan gw yang BEREAKSI (passive). Lho knapa gitu sih? Menurut pengalmaan gw, cewe kalo sudah tertarik / suka mereka akan berusaha menunjukan rasa sukanya terhadap kita, bagaimanapun caranya, ada yang terang-terangan ada juga yang caranya malu-malu. But… Kesimpulan yang kita ambil berdasarkan Aksi dari si cewe chance nya lebih besar dari pada Kesimpulan yang kita ambil berdasarkarn Reaksi dari si cewe. Apa sih contoh Aksi dari si cewe? contoh simple: mulai nyariin kalian kl kalian ngak nyariin dia, minta di ajak / ngajak jalan bareng kl weekend, minta di telp/ nelpon anda duluan, dsb masih banyak lagi. Cewe jg bisa ‘bicara’ lewat tindak tanduk mereka, perhatiin cara dia menatap anda, perhatiin cara dia memperlakukan anda. Kembali lagi perhatikan AKSI NYA. 
Escalating
Whats next? Yeap Escalating. Kalo kalian sering nonton bola, pasti pernah kan liat player yang terlalu lama men-dribbling bola? istilahnya bolanya di goreng-goreng yang biasanya pada akhirnya bolanya lepas atau direbut lawan. Begitu juga social dynamic, jangan terlalu lama untuk mengambil tindakan (tindakan bukan berarti nembak yah), *hati-hati jangan terlalu cepat jg*, kadang ada beberapa tipe cewe yang gampang basi kalo anda “kelamaan”, yang pada akhirnya malah di rebut orang lain atau dia merasa bosan dengan anda.
Beranikan diri kalian untuk mengescalate hubungan kalian, mungkin yang dulunya cm brani sms skarang jadi brani telp, atau dulu nya yang cm jalan samping-sampingan sekarang brani pegang tangan. dst dst… tapi ingat… Jangan sampai salah mengambil mommentnya. dengan kata lain jangan lupakan Calibration dan Analyze nya 
Juga Phase Tertarik – Nyaman – Hubungan batin.
Score the goal GUYS!!!
Gmana Kalo MENTOK??? just say the sacred word… NEXTTTTTTTTT!!!!
so what are you waiting for??
JUST DO IT!
-D2M-
Artikel Terkait:
- Trik mendapatkan wanita?
- Mendengarkan Orang lain
- The power of BELIEVE is UNBELIEVEBLE
- Nggak Ada Satu Proses Sempurna
- Jadi Menarik Dengan Open Minded







Yup.. That right..
Senin, 14 September 2009 @ 14:21great article …
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Good article..gue salah satu korban salah analisa…gue sekarang jadi tahu dech..letaknya di mana kegagalan gue..thank’s -D2M-
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Wogh cepet banget pindahnya dari forum… thanks Choosen_writer :)
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Enjoy guys
mantap mas D2M, gw jg pernah salah dlm calibration, tp skrg dah mulai belajar dr pngalaman.
Senin, 14 September 2009 @ 14:21escalation bro…
kadang gue males tuh
kalo analyse tuh disrempet srempet kan respon apa gak
Senin, 14 September 2009 @ 14:21hmmm.,bagus artikelnya. kadang gw jg salah ngartiin maunya cew.
Senin, 14 September 2009 @ 14:21dah comfort,dah jalan berdua,dah main kekontrakannya(selain gw ga da cow yg pernah main)+ makan es cream satu gelas berdua.,dianya lom mau serius hiks hiks
see MAN!! penting bgt.
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Artikel yang bagus , harus dibaca pelan2 nih ..
Senin, 14 September 2009 @ 14:21thx ..
klo aku c gmana ya.. klo berinteraksi dalam dinamika sosial itu jgn terlalu mengandalkan otak kiri, harus bnyak mnggunakan otak kanan… jd jgn terlalu banyak dianalisa tp dirasa.. emg c harus perlu diasah agar rasa kita tajam, jd kmbali soal jam terbang.. jd bnyk2lh berinteraksi sosial..
Senin, 14 September 2009 @ 14:21begitu ga c?? hehe.. btw, nice post gan..
heloo…mksh bwt artikelnya,bgs bngt.aq tu udah lancar dlm approach tp payah di phone game,jd blm bs date.tlng ksh artikel ttng phone game dong.mksh sblmnya.
Senin, 14 September 2009 @ 14:21bentar mw baca dulu.. abis itu baru berkomentar… tp klo diliat dari jumlah komentarnya.. kayaknya layak bwt gw konsumsi nih..ckckckcckc…
yukk mari kita bacaa…
Senin, 14 September 2009 @ 14:21pernah terjadi dalam hidup gue…memang fatal banget kalo analisa sudah salah.
Senin, 14 September 2009 @ 14:21great article…
huahahaha, nice
Senin, 14 September 2009 @ 14:21sering gaan :malu:…
Om Ron jadi Guru IPS kayaknya cocok dehh..
^^
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Upz sori bukan om ROn ya :D
Senin, 14 September 2009 @ 14:21:malu …………
Lol.. I’m not RON :)
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Gmana Kalo MENTOK??? just say the sacred word… NEXTTTTTTTTT!!!!
haha… love it! ^^d
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Analyzing
Senin, 14 September 2009 @ 14:21“Biasanya yang gw lakukan adalah menunggu si cewe yang BERAKSI dan gw yang BEREAKSI (passive).”
bro Daniel, mo nanya nih. kita kan sebagai cwo biasanya yang BERAKSI duluan nih, nah gimana supaya bisa buat cwe (target) yang BERAKSI duluan ? blm pernah nemu nih gw sama cwe yg ambil move duluan.. :)
Q beruntung banget,dah gabung disini…wakakakaka…
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Keep building rapport and wait for the signal (Aksi)
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Bro D2M,
CANGGIH ARTIKELNYA….!!!!
Btw numpang tanya donk.
“Pernah ngak kalian merasa (menyimpulkan) seorang cewe “tertarik” pada kalian karena dia merespond sms-sms anda? atau pernahkah anda merasa seorang cewe “suka” pada kalian karena si cewe suka terhadap lelucon-lelucon kalian? Semua itu BELUM TENTU Guys.”
kalo belum tentu kenapa di video videonya banyak tulisan IOI,IOI. itu apa supaya kita jadi GR aja ? or ada hal lain? mohon pencerahannya
Senin, 14 September 2009 @ 14:21D2M
yah mungkin video itu untuk contoh aja :)
Senin, 14 September 2009 @ 14:21Dapet pencerahan deh gw…
Asoy dh artikelx…xp
Senin, 14 September 2009 @ 14:21